Product

Dealer

Credit

Konsultasi

Service

NEWS & EVENT

blue-card-img

4 May 2026 sticky

Debut Full Musim Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Sabian Fathul Ilmi Juara Race di Australia

Yamaha Racing Indonesia kembali menuai hasil gemilang dari pembinaan pembalap muda melalui prestasi yang ditorehkan oleh Sabian Fathul Ilmi. Rider berusia 14 tahun itu menjuarai race seri 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship yang digelar di The Bend Motorsport Park, Australia, 1-3 Mei 2026. Sabian Fathul Ilmi telah menunjukkan kemampuannya memenangkan persaingan di level Asia Pasifik dalam penampilan full musim di tahun ini. Di tahun 2025 dia sempat ambil bagian sebagai wild card rider mengikuti seri 6 di Buriram Thailand dengan hasil 10 besar dimana finish ke-4 race 1 dan ke-6 race 2. Kembali ke ajang yang sama, rangkaian race weekend putaran 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship 2026 dijalani Sabian Fathul Ilmi dengan progress positif. Dua kali free practice Sabtu yang dilakoninya menempatkannya di urutan 8 lalu meningkat ke posisi 4. Hal ini pun berpengaruh pada penampilannya di sesi kualifikasi yang menghasilkan starting grid ke-2.   Baca Juga: Debut di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship, Rider Binaan Yamaha Racing Indonesia Sabian Fathul Ilmi Tampil Impresif   Puncaknya, rider asal Berau Kalimantan Timur itu naik podium pertama race 1 yang berlangsung Minggu. Dia mengungguli pembalap-pembalap lainnya yang berasal dari berbagai negara seperti Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, Selandia Baru. Setelah mendapatkan poin sempurna pada race 1, Sabian Fathul Ilmi menyelesaikan race 2 yang juga berlangsung dalam 9 lap dengan finish ke-6.   Baca Juga: Yamaha Racing Indonesia 2026 Season Launch, Bangun Mimpi Bersama Wujudkan Kemenangan!   ”Senang sekali bisa juara race 1 seri 2 ini. Rasanya beda menang pertama kali di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Saya jadi lebih percaya diri menjalani musim ini dan berharap mengulang lagi kemenangan seperti di seri 2. Pencapaian ini sangat berarti untuk langkah saya selanjutnya di kejuaraan ini,” ungkap Sabian Fathul Ilmi. Sebelumnya dia tidak dapat mengikuti seri 1 yang dihelat di Sydney Motorsport Park Australia 27-28 Maret 2026 karena terganjal visa. Hambatan itu ditebusnya dengan prestasi kemenangan race round 2, sekaligus menunjukkan skill mumpuni di level Asia Pasifik. Berkat penampilan gemilangnya dia berhasil menempati posisi 6 klasemen sementara mengantongi 35 poin.   Baca Juga: Lewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa   ”Kemajuan berharga diperlihatkan Sabian Fathul Ilmi karena mampu langsung memenangi race dalam penampilan debut full musim di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Result ini sangat membantu mendapatkan peringkat 6 di klasemen setelah absen pada seri pertama. Kami harapkan dia tetap mempertahankan performa impresif pada 4 seri berikutnya termasuk di Mandalika nanti,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).    

grey-card-img

30 April 2026

Aldi Satya Mahendra Target Top 10 di World Supersport Hungaria

Tambahan poin dari lanjutan kejuaraan World Supersport 2026 menjadi target Aldi Satya Mahendra. Karena itu dia berharap hasil putaran 4 yang digelar di sirkuit Balaton Park Hungaria 1-3 Mei akan memberikannya poin lagi. “El’ Dablek” berharap menjaga momen positif setelah kembali mendulang poin pada round sebelumnya di Assen Belanda. Tahun lalu di seri 8 World Supersport Hungaria, rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu finish ke-11 dan 12 pada dua race yang dijalaninya. Itu menjadi balapan terakhirnya di ajang tersebut di 2025 karena cedera fraktur pada dua pergelangan tangan akibat insiden saat latihan di Eropa. Hanya 8 putaran diikutinya dari total 12 round. Rider berusia 19 tahun itu absen pada 4 seri terakhir di Magny-Cours, Aragon, Estoril dan Jerez.   Baca Juga: Lebih Banyak Challenge, Aldi Satya Mahendra Tetap Termotivasi Lakukan Improvement   Kembali menyambangi Balaton Park, dia bertekad mendapatkan poin yang akan mendongkrak motivasi perjuangan balapannya musim ini. ”Untuk kali kedua saya akan race di Balaton Park, ini kesempatan mengumpulkan poin lagi jadi saya tak sabar menjalaninya dengan optimis. Hasil di Hungaria juga sangat penting buat meningkatkan rasa percaya diri menjalani musim ini. Semoga semuanya lancar termasuk dengan set up Yamaha R9 yang sesuai agar mendukung pencapaian positif race weekend ini,” ungkap Aldi Satya Mahendra. Rider asal Yogyakarta itu juga ingin memperbaiki posisi di klasemen yang sementara ini ada di peringkat 12 mengoleksi 26 poin. Dari tiga seri yang diikutinya memberikan podium bersejarah di Phillip Island Australia, lalu tanpa poin di Portimao Portugal dan mendapatkan poin di Assen Belanda.   Baca Juga: Bukti Pembinaan Mendunia Yamaha Racing Indonesia, Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di World Supersport Australia, Selanjutnya Targetkan Juara Race   ”Performa Aldi Satya Mahendra kembali membaik di Assen dan kami berharap konsistensi itu tetap terjaga di Hungaria nanti. Support tim serta set up motor dan kondisi fisik yang telah mengalami progress positif akan mendorong Aldi Satya Mahendra untuk tampil semaksimal mungkin. Kami harapkan seri 4 ini jadi pembuktian lagi untuk mendapatkan tambahan poin yang dibutuhkan saat ini,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).   Jadwal Seri 4 World Supersport, Balaton Park Hungaria Jumat 1 Mei Free Practice : 16:20 - 17:00 WIB Superpole : 21:00 - 21:40 WIB Sabtu 2 Mei Race 1 : 19:00 WIB Minggu 3 Mei Race 2 : 19:00 WIB  

grey-card-img

28 April 2026

Tembus 10 Besar All Japan Road Race Championship, Wahyu Nugroho Terus Improve Asah Skill

Komitmen Yamaha untuk mengasah karir para pembalap di level internasional dilakukan secara berkelanjutan agar mencapai prestasi dan menambah pengalaman. Berbagai kejuaraan diikuti baik di tingkat dunia maupun Asia, sehingga mempertajam skill demi menghadapi persaingan yang kian kompetitif. Musim ini rider Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, bahkan diberikan kesempatan berkompetisi pada dua event yaitu Asia Road Racing Championship (ARRC) dan All Japan Road Race Championship. Usai menjalani seri 1 ARRC di Sepang Malaysia 10-12 April lalu, Wahyu Nugroho tampil untuk pertama kalinya di All Japan Road Race Championship. Sebagai persiapan balapan di ajang tersebut, Wahyu Nugroho mengikuti dua hari test pra musim di sirkuit Sugo dan latihan short-course di sirkuit Suzuka. Bermanfaat untuk memahami karakter sirkuit dan set up motor, hasilnya terbukti ada improvement saat race.   Baca Juga: Yamaha Racing Indonesia Konsisten Podium di ARRC Sepang, Optimis Hadapi Seri Selanjutnya   Rider asal Boyolali Jawa Tengah itu ambil bagian pada putaran perdana kelas ST600 All Japan Road Race Championship 25-26 April di sirkuit Sugo. Bergabung dengan tim ITO Racing YRI Borg Custom dan bertarung dengan menggeber Yamaha YZF-R6, pencapaiannya cukup positif menembus 10 besar klasemen sementara. Dia menempati peringkat 9 setelah finish ke-11 race 1 dan ke-9 race 2. ”Terimakasih Yamaha saya bisa tampil di All Japan Road Race Championship musim ini. Kesempatan ini sangat berharga untuk menambah jam terbang dan experience. Juga terus berkompetisi menggunakan Yamaha YZF-R6 yang menjadi faktor penting untuk kemajuan di dua kejuaraan yang saya ikuti. Saya akan selalu berupaya mencapai hasil optimal dan memanfaatkan dengan baik peluang tampil di tingkat internasional,” ungkap Wahyu Nugroho.   Baca Juga: Lebih Banyak Challenge, Aldi Satya Mahendra Tetap Termotivasi Lakukan Improvement   Dalam rangkaian race weekend di Sugo, dia berhasil memperkecil waktu best time dan gap dengan top 1 rider mulai dari latihan bebas, kualifikasi hingga race. Wahyu Nugroho juga mampu memimpin 2nd Group Race. Tak hanya itu, catatan waktu best time saat race weekend jauh lebih baik dibandingkan test pra musim. ”All Japan Road Race Championship menjadi ajang yang tepat bagi Wahyu Nugroho untuk berkompetisi menjajal Yamaha R6. Bentuk latihan juga di kompetisi resmi yang kami harapkan berpengaruh positif untuk berprestasi di ARRC ajang utama yang diikutinya. Telah melewati seri 1 kelas ST600 All Japan Road Race Championship dan hasilnya dievaluasi, Wahyu Nugroho melakukan improvement dan ini patut diapresiasi,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Selanjutnya, Wahyu Nugroho akan ambil bagian lagi di seri 3 kelas ST600 All Japan Road Race Championship di Motegi, 28-30 Agustus 2026. Hanya 2 seri yang diikutinya tahun ini sebagai wadah meningkatkan karir balap dan menimba pengalaman.  

grey-card-img

27 April 2026

Menangi Race dan Pimpin Klasemen, Modal Positif Yamaha Awali Kejurnas Mandalika Racing Series 2026

Pembalap-pembalap Yamaha berhasil memenangi race dan memimpin klasemen sementara Kejurnas Mandalika Racing Series setelah selesai digelar seri 1 di sirkuit internasional Mandalika, 25-26 April 2026. Fadli Rigani, Rendi Oding dan M.Abid Ashar Musyafa tampil menonjol di kelas yang diikuti hingga dapat memuncaki standing point. Pencapaian ini menjadi awal yang baik menjalani Kejurnas Mandalika Racing Series musim ini. ”Seri perdana Kejurnas Mandalika Racing Series 2026 ini berjalan positif buat Yamaha. Kami mampu memuncaki klasemen setelah merebut kemenangan race dan podium di kelas utama dan supporting. Tim dan pembalap telah bekerja keras untuk mencapai hasil optimal. Ajang ini juga bagus sebagai wadah pembinaan dan menambah pengalaman rider muda. Kami harapkan akan improve lagi pada seri-seri berikutnya,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).   Baca Juga: Tampil Superior, Yamaha Sapu Bersih Gelar Juara Kejurnas Mandalika Racing Series 2025   Rider Yamaha menguasai kelas National Sport 150cc, Junior Sport 250cc U-18 dan Underbone 150cc. Duo tim Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS KoizumiI Trastar Cargloss, Fadli Rigani dan Fahmi Basam, bergantian finish pertama di kelas national Sport 150cc menggunakan Yamaha YZF-R15. Race 1 dan superpole race dimenangi Fahmi Basam, sedangkan Fadli Rigani konsisten naik podium memenangi race 2, podium 3 race 1 dan podium 2 superpole race. Fadli Rigani menduduki posisi 1 klasemen, disusul Aldiaz Aqsal Ismaya (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes 55) yang sukses meraih podium 2 race 1 dan podium 3 race 2. Di posisi 3 klasemen ditempati oleh Fahmi Basam. ”Senang sekali dengan hasil seri 1 Kejurnas Mandalika Racing Series karena saya bisa menjuarai race dan podium. Support tim dan set up motor R15 yang sesuai membuat saya bisa balapan dengan maksimal. Ini jadi modal positif agar performa saya tetap bagus pada lanjutan seri kompetisi ini,” papar Fadli Rigani.   Baca Juga: Gelar Lagi Tradisi Night Race, Ribuan Penggemar Saksikan Yamaha Cup Race Sidrap   Di kategori lainnya, rider binaan Yamaha Racing Indonesia berhasil naik podium di kelas National Sport 600cc dan National Sport 250cc. M Faerozi (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) bersama Yamaha YZF-R6 finish ke-2 race 1 dan superpole race kelas National Sport 600cc. Dia ada di posisi 3 klasemen. Penampilan mumpuni juga diperlihatkan Candra Hermawan (Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK STSJ RK RBT34 GDT Berau) yang konsisten podium 3 race 1, superpole race dan race 2 kelas National Sport 250cc menggeber Yamaha YZF-R3. Hasil ini mengantarkannya di peringkat 2 klasemen. ”Saya berupaya semaksimal mungkin dan mencapai hasil baik untuk membuka musim Kejurnas Mandalika Racing Series ini. Pencapaian ini menggembirakan dan saya berharap hasilnya meningkat di putaran selanjutnya. Saat ini saya ada dalam kondisi terbaik, setelah perolehan podium di seri 1 ARRC Sepang lalu dapat tampil bagus di kejurnas ini,” tutur Candra Hermawan.   Baca Juga: Perdana Geber Lintasan Yamaha Cup Race, MAXi Race Guncang Sidrap !   Arai Agaska yang musim ini balapan di World Sportbike, ikut bertarung di kelas National Sport 600cc sebagai kesempatan baginya berlatih dengan big bike. Bergabung dengan tim Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing, dia finish ke-5 race 1 lalu ke-4 superpole race dan DNF race 2 yang membawanya berada di urutan 5 klasemen sementara. Di kelas supporting baru Junior Sport 250 U-18, M. Abid Ashar Musyafa yang menggeber Yamaha YZF-R3, tampil superior menyapu bersih posisi 1 mulai dari kualifikasi hingga race 1 dan race 2. Rider tim Yamaha Nitiracing DRS35 Pikoli Dynavolt RCB KYT itu menunjukkan skill terbaik dalam persaingan dengan pembalap-pembalap lainnya.   Baca Juga: Si Paling Kuat Mantap! Performa GEAR ULTIMA Tetap Ganas Walau Disiksa Dengan RPM Maksimal   Hasil di kelas Underbone 150cc menjadi pembuktian dominasi Yamaha yang menempatkan rider di 4 besar teratas klasemen. Memakai Yamaha MX King 150, Rendi Oding (AS Tuan Muda PRK The Strokes 55) di posisi teratas, diikuti oleh Fadli Rigani (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS KoizumiI Trastar Cargloss), Dimas Juliatmoko (Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing Team) dan M Jordan Badaru (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes 55).  

grey-card-img

22 April 2026

Ambil Pelajaran Positif, Arai Agaska Tetap Semangat Jalani World Sportbike

Masih perlu waktu dan adaptasi di World Sportbike, Arai Agaska mengambil pelajaran positif dari hasil seri 2 yang berlangsung di sirkuit Assen Belanda, 17-19 April 2026. Meskipun belum mendapatkan poin, dia tetap bersemangat menjalani musim perdananya di World Sportbike. Rider asal Nusa Tenggara Barat itu berharap perbaikan performa pada 6 seri berikutnya. Balapan pertama kali di Assen, Arai Agaska start paling belakang dari grid 34 lalu bisa memperbaiki posisi dengan finish ke-22 race 1 dan ke-27 race 2. Dia terus beradaptasi dengan motor Yamaha R7 dan berharap akan meraih poin di musim ini.   Baca Juga: Progress Latihan di Eropa, Arai Agaska Harapkan Perbaikan Performa di World Sportbike Assen   ”Saya masih perlu banyak belajar di World Sportbike ini, termasuk terus mengenali karakter Yamaha R7. Dari dua seri yang sudah dijalani, saya berharap evaluasi yang dilakukan bisa membantu saya memperoleh poin. Saya akan tetap terus berusaha agar musim ini berjalan positif dan semangat selalu menghadapi kondisi yang terjadi,” ungkap Arai Agaska. Berada di urutan 29 klasemen sementara, rider tim ProGP NitiRacing itu tidak mudah menghadapi balapan sengit dari lawan-lawannya. Karena itu, dia perlu meningkatkan tampilan agar ke depannya mampu mencapai perolehan lebih baik. Akhir pekan ini Arai Agaska akan tampil di seri 1 Mandalika Racing Series, bertarung di kelas National Supersport 600cc menggunakan Yamaha YZF-R6. Ini menjadi kesempatan baginya untuk latihan memakai motor big bike yang bermanfaat buat tampil di World Sportbike.   Baca Juga: Lewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa   ”Di tahap lebih tinggi yang dijalani Arai Agaska di World Sportbike, dia menghadapi atmosfer baru yang persaingannya lebih ketat. Menggeber motor Yamaha R7 juga butuh banyak adaptasi agar mendukungnya saat balapan. Musim ini jadi kesempatan Arai Agaska menimba banyak pengalaman sebagai bekal positif ada di jalur kejuaraan dunia yang sudah dirasakannya,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).