Rayakan Solidaritas Para Pengguna Setia, MAXi Yamaha Day 2026 Tutup Kemeriahan Serentak di Mataram dan Banjarmasin
Mataram, 1 September 2026 – MAXi Yamaha Day 2026 kini resmi menutup lembaran kemeriahan pada tahun ini secara meriah dan serentak di beberapa kota di Indonesia. Dalam momen penutupan tahun ini, kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (29/8) terpilih untuk menutup keseruan MAXi Yamaha Day 2026 bersama ratusan pengguna setia MAXi Yamaha.
Menjadi salah satu agenda yang dinantikan oleh para pengguna MAXi Yamaha, event ini sudah tidak hanya sekadar menjadi momen berkumpulnya para pengguna setia MAXi. Namun, juga telah menjadi wadah untuk mempererat solidaritas antar pengguna dan komunitas, melalui beragam aktivitas menarik yang memberikan pengalaman berkesan bagi segenap pengunjung MAXi Yamaha Day tahun ini.
“Melihat ratusan pengguna dan komunitas MAXi Yamaha dapat berkumpul dalam gelaran perdana MAXi Yamaha Day Mataram tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi kami. Acara ini menjadi bukti bahwa MAXi Yamaha bukan hanya sekadar motor, namun juga telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mampu membangun semangat solidaritas dan kebersamaan. Tahun ini, semangat tersebut tidak hanya kami terjemahkan dalam aneka keseruan. Namun, kami pun juga turun langsung membantu upaya penanggulangan bencana kebakaran Desa Adat Sade melalui kegiatan CSR. Kami harap, kepedulian ini dapat terus meningkatkan solidaritas antar sesama pengguna MAXi dan memberikan dampak yang positif,” ungkap Tintan Gunawan, Chief Yamaha Area Teritori IV (Jawa Timur, NTT, dan NTB).
Cerita semarak penutupan MAXi Yamaha Day 2026, kali ini datang dari kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam satu semangat solidaritas, kemeriahaan MAXi Yamaha Day Mataram mengawali keseruannya dengan menggelar aktivitas CSR dalam upaya penanggulangan pasca bencana kebakaran di Desa Adat Sade, dalam bentuk penyerahan donasi yang diinisiasi oleh YRFI NTB. Penyerahan donasi ini menjadi kepedulian komunitas dalam melestarikan warisan budaya dan pemulihan Desa Adat Sade.
Setelah melaksanakana aktivitas CSR di Desa Adat Sade, ratusan peserta yang terdiri dari para pengguna dan komunitas pun serentak melakukan rolling city dengan MAXi Yamaha kesayangan mereka dari berbagai titik di sekitar kota Mataram, untuk bersama-sama menuju venue MAXi Yamaha Day yang berlokasi di Lapangan Lanud Rembiga kota Mataram.
Kehadiran para pengguna dengan berbagai line-up MAXi Yamaha dalam kegiatan rolling city pun menjadi pemandangan menarik di jalanan kota Mataram. Terlebih, aneka motor modifikasi MAXi Yamaha pun turut memeriahkan gelaran aktivitas rolling city, dan khususnya kompetisi CustoMAXi yang menampilkan berbagai hasil modifikasi MAXi Yamaha sesuai dengan karakter dan kreativitas mereka masing-masing.
Keseruan semakin terasa melalui kegiatan gathering yang melibatkan seluruh pengguna setia MAXi Yamaha yang ada di wilayah Mataram, sekaligus turut menghadirkan berbagai aktivitas yang mengangkat keunikan budaya lokal. Salah satunya melalui penampilan Gendang Beleq dan tarian khas Suku Sasak yang melambangkan semangat kebersamaan, keharmonisan, dan gotong royong bagi masyarakat NTB.
Selain aneka aktivitas yang melibatkan motor dan kebudayaan lokal, para peserta dan pengunjung MAXi Yamaha Day Mataram pun juga diajak untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan MAXi Fun Run 5,8K yang menambah kemeriahan acara. Keseruan event pun juga dimeriahkan dengan aneka aktivitas menarik, mulai dari Test Ride, MAXi Service, MAXi Games, Bazaar, Entertainment, dan aneka aktivitas lainnya.
Selain Mataram, event MAXi Yamaha Day juga hadir di kota Banjarmasin. Berlokasi di Titik 0 Kilometer kota Banjarmasin, ratusan peserta pengguna setia MAXi Yamaha di kota Banjarmasin bersama-sama membuka kemeriahan event dengan menggelar rolling city dan dilanjutkan dengan aneka aktivitas menarik layaknya touring, rolling city, atraksi kebudayaan, kompetisi modifikasi, dan lainnya. Acara pun berjalan semakin meriah dengan hadirnya berbagai penampilan dari artis lokal Banjarmasin.
“Senang sekali bisa ikut MAXi Yamaha Day tahun ini. Selain bisa touring dan bertemu dengan teman-teman pengguna MAXi Yamaha dari berbagai daerah, aktivitasnya juga banyak dan seru. Yang menarik buat saya adalah kegiatan CSR di Desa Adat Sade yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran. Jadi, acara ini tidak hanya sekadar berkumpul, tetapi juga turut membantu pemulihan dan pelestarian kebuadayaan khas masyarakat Pulau Lombok,” ungkap Darman salah seorang peserta MAXi Yamaha Day Mataram 2026.
Yamaha Pertahankan Puncak Klasemen Mandalika Racing Series 2026
Pembalap-pembalap Yamaha berhasil mempertahankan keunggulan memuncaki klasemen sementara Kejurnas Mandalika Racing Series setelah digelar seri 3 di sirkuit internasional Mandalika, 25-26 Juli 2026. Fahmi Basam, Rendi Oding dan M.Abid Ashar Musyafa tetap berada pada posisi teratas standing point kelas masing-masing. Pencapaian ini merupakan pembuktian kualitas mereka di ajang balap bergengsi nasional.
”Performa rider Yamaha di Kejurnas Mandalika Racing Series menunjukkan kapabilitas bermental juara dengan konsistensi handal. Mampu jadi yang terdepan dan tetap mengamankan klasemen adalah perolehan yang menjadi modal penting untuk merebut gelar juara di akhir musim. Kiprah positif ini didukung kerja keras dan optimisme sehingga mumpuni dalam merebut prestasi di Kejurnas Mandalika Racing Series,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Baca Juga: Yamaha Rebut Kemenangan Race, Kokoh di Puncak Klasemen Mandalika Racing Series
Saat ini para pembalap Yamaha menduduki posisi teratas kelas National Sport 150cc, Junior Sport 250cc U-18 dan Underbone 150cc. Fahmi Basam, Fadli Rigani dan Aldiaz Aqsal Ismaya masih menempati top 3 klasemen National Sport 150cc. Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) tampil superior merebut pole position lalu finish pertama race 1, superpole race dan race 2. Hasil ini semakin mengokohkan posisinya sebagai pemimpin klasemen. Rekan setimnya, Fadli Rigani, menyusul di urutan 2 setelah naik podium 2 race 2 dan superpole race meskipun DNF race 1. Lalu urutan 3 ditempati Aldiaz Aqsal Ismaya (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes 55).
”Tetap berada di posisi pertama klasemen kelas National Sport 150cc membuat saya makin percaya diri untuk berupaya konsisten sampai akhir musim. Terimakasih untuk support tim yang selalu mendukung saya meraih hasil yang menggembirakan ini,” tutur Fahmi Basam.
Baca Juga: Yamaha Cup Race 2026 Padang Disaksikan Lebih dari 5 Ribu Pengunjung
Kelas Underbone 150cc dikuasai Yamaha yang menempatkan rider pada 9 besar klasemen. Rendi Oding (AS Tuan Muda PRK The Strokes 55) masih menghuni posisi pertama meskipun pada putaran 3 dia tidak naik podium. Hasil race 1 ada di peringkat 6, superpole race (5), race 2 (4) cukup membuatnya tetap mempertahankan puncak klasemen. Urutan 2 diduduki Fadli Rigani yang sebelumnya ada di posisi 4 klasemen. Ini berkat penampilan apiknya pada round 3 memenangi superpole race dan race 2 juga posisi 2 race 1. Sedangkan peringkat 3 standing point ditempati oleh Mohd. Silmi Helsinky (Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing Team).
Di kelas Junior Sport 250 U-18, pemuncak klasemen tidak berubah tetap dipegang M. Abid Ashar Musyafa meskipun absen pada seri 3 ini. Rider berusia 14 tahun yang bergabung dengan tim Yamaha Nitiracing Global Ondolomon Pikoli Dynavolt KYT itu mengalami cedera setelah tampil di round 3 R3 BLU CRU Asia Pacific Championship di Mandalika sepekan sebelumnya.
Baca Juga: Menangi Race dan Pimpin Klasemen, Modal Positif Yamaha Awali Kejurnas Mandalika Racing Series 2026
Result lainnya bagi rider binaan Yamaha Racing Indonesia diukir Candra Hermawan (Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK STSJ RK RBT34 GDT Berau) yang sukses memperoleh podium di dua kelas. Dia bertahan di peringkat 3 klasemen National Sport 250cc setelah sukses finish ke-2 race 1 dan race 2, serta finish ke-7 superpole race. Lalu di kelas National Sport 150cc dia naik ke urutan 4 klasemen berkat podium 2 race 1, lalu urutan 9 superpole race dan ke-11 race 2.
Kelas National Sport 600cc menghadirkan para pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) yang naik podium 1 race 1, podium 2 superpole race dan podium 3 race 2. M Faerozi (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) juga meraih podium 2 race 1. Arai Agaska (Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing) podium 3 superpole race dan podium 1 race 2. Di klasemen, M Faerozi ada di peringkat 2, Arai Agaska (4) dan Wahyu Nugroho (6).
Yamaha Racing Indonesia Raih Kemenangan dan Podium di ARRC Mandalika 2026
Mataram, 10 Agustus 2026 – Yamaha Racing Indonesia menyabet hasil positif pada gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tampil di home race, Yamaha Racing Indonesia berhasil mengunci kemenangan perdananya musim ini bersama Wahyu Nugroho pada Race 1 di hari Sabtu (8/8).
Kemenangan Wahyu Nugroho menjadi salah satu kemenangan bersejarah musim ini. Setelah tampil kompetitif sejak kualifikasi di hari Jumat, Wahyu mampu menjalankan strategi balap dengan konsisten hingga menang di Race 1. Hasil ini sekaligus memperkuat konsistensinya dalam persaingan championship Supersport 600 (SS600) tahun ini. Torehan positif ingin dipertahankan Wahyu Nugroho pada Race 2. Ketatnya persaingan dan tantangan suhu panas yang lebih ekstrem di hari Minggu memaksanya untuk harus finish di posisi 4.
Rekan setim Wahyu Nugroho, M Faerozi juga terus menunjukkan perkembangan positif dalam proses menemukan gaya balap terbaiknya. Meski harus finish di P7 di Race 1 dan harus finish di P6 di Race 2, namun home race Mandalika tetap menjadi momentum terbaik baginya untuk terus beradaptasi dengan berbagai tantangan yang datang sepanjang tahun ini.
Secara spesial, dalam perhelatan ARRC Mandalika tahun ini, Arai Agaska yang kini berkiprah di ajang World Sportbike (WSPB) mendapatkan pengalaman berharga setelah tampil sebagai wildcard di kelas SS600. Meski juga harus puas finish di P5 pada Race 1 dan P8 pada Race 2, namun kesempatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk proses pembelajarannya demi meningkatkan kapabilitasnya tampil di World Sportbike.
Hasil round 4 ARRC Mandalika menambah poin bagi Wahyu Nugroho yang tetap di posisi 4 klasemen sementara mengemas 96 poin. Lalu M Faerozi naik satu peringkat di posisi 9 mengoleksi 54 poin.
Podium Perdana Fadhil Musyavi
Momentum positif Yamaha Racing Indonesia juga hadir di kelas Asia Production 250 (AP250) melalui Fadhil Musyavi. Memulai Race 2 di hari MInggu (9/8) dari posisi sulit, yakni grid ke-11, Musyavi mampu meningkatkan ritme balap secara agresif dan bertahap hingga berhasil finis dan mengamankan poin positif
di posisi ketiga. Hasil tersebut menjadi podium perdana Musyavi di ajang ARRC musim ini, sekaligus jadi milestone penting baginya setelah harus puas finish di posisi ke-13 pada Race 1 di hari Sabtu.
Hasil kurang beruntung dialami oleh Candra Hernawan pada Race 2 di hari Minggu. Setelah berjuang mempertahankan performanya di Race 1 dengan finish di posisi 4, namun di Race 2 Candra harus mengakhiri performa terbaiknya setelah mengalami crash menjelang final lap. Hasil tersebut menjadi evaluasi untuk memperbaiki gaya balap sekaligus strategi menghadapi balap pada seri berikutnya.
“Home Race tahun ini memberikan banyak pembelajaran bagi kami. Setiap rider terus berkembang dalam menemukan strategi dan beradaptasi selama balapan. Wahyu berhasil meraih kemenangan perdana dan menjaga konsistensinya di championship, Fadhil juga bisa meraih podium pertamanya musim ini di P3, Faerozi semakin menemukan gaya balapnya, sementara Arai mendapatkan pengalaman penting melalui wildcard. Hasil Race 2 Candra juga menjadi evaluasi untuk seri berikutnya. Championship tinggal tersisa 2 seri, sehingga konsistensi, adaptasi, dan eksekusi strategi akan menjadi kunci penting untuk terus bertumbuh lebih baik. Hasil positif di Mandalika menjadi motivasi kami untuk menjaga tren positif, mempertahankan peluang di championship, serta menjaga performa hingga akhir musim 2026,” ujar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Kelima rider Yamaha Racing Indonesia mengungkapkan perolehan di seri 4 ARRC Mandalika memberikan kesan tersendiri dan evaluasi berharga buat musim ini.
Wahyu Nugroho
"Mendapatkan kemenangan perdana di SS600 dan balapan home race musim ini, terasa sangat spesial bagi saya. Memulai race di posisi kedua jadi salah satu milestone yang ingin terus saya jaga secara konsisten hingga akhir kompetisi ini. Saya akan terus berjuang hingga akhir musim dan optimis untuk raih gelar championships."
M Faerozi
"Saya merasa ada perkembangan positif di seri kali ini. Saya terus berusaha menemukan gaya balap yang paling sesuai dan memahami bagaimana memaksimalkan performa motor. Hasilnya memang masih belum sesuai harapan, tetapi saya semakin memahami apa yang harus diperbaiki di seri berikutnya."
Arai Agaska
"Tampil sebagai wildcard di ARRC di tanah sendiri, jadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya dapat banyak pembelajaran menggeber big bike di level internasional guna support performa di World Superbike. Saya harap, kesempatan ini meningkatkan kemampuan saya di ajang dunia.”
Candra Hernawan
"Saya cukup kecewa karena belum bisa memberikan podium di home race kali ini, setelah finish di P4 pada race pertama, namun saya tidak bisa melanjutkan momentum tersebut pada Race 2 , dengan mengalami Crash saat berebut posisi 3 menjelang final lap. Saya akan belajar dari hasil ini dan mempersiapkan diri lebih baik untuk seri berikutnya."
Fadhil Musyavi
"Saya bersyukur bisa mendapatkan podium perdana di musim ini, P3 di home race. Meski harus start dari grid 11 tetapi saya mencoba untuk selalu fokus. Saya masih harus memperbaiki strategi, terutama dalam mengeksekusi performa di lap-lap akhir. Podium ini jadi motivasi bagi saya untuk terus berjuang lebih baik."